mudahnya-belajar-bahasa-koreaKetertarikan masyarakat Indonesia terhadap bahasa Korea semakin tinggi. Kecenderungan minat terhadap bahasa negeri Ginseng ini di antaranya dipicu oleh popularitas film-film dan musik K-Pop. Dunia hiburan Indonesia hampir tidak pernah absen menyajikan produk-produk hiburan dari Korea. salah satunya yang paling fenomenal baru-baru ini ialah melejitnya Gangnam Style sehingga Korea dan bahasanya semakin dikenal masyarakat Indonesia, bahkan mendunia.

 

Bahasa Korea sebenarnya hampir mirip dengan bahasa Mandarin atau bahasa Cina. Dan, justru kelahiran bahasa Korea itu sendiri karena rakyat Korea merasa kesulitan membaca aksara bahasa Cina. Raja Sejong pada tahun 1443 Masehi menciptakan bahasa sendiri untuk bangsa Korea dengan membuat abjad baru yang disebut hangeul yang berjumlah 40 huruf. Setelah itu, bahasa Korea menjadi lebih mudah dipelajari oleh siapa pun karena lebih sedikit penguasaan huruf dan abjad yang harus dipelajari.

Cara penulisan hangeul dengan menggabungkan huruf vokal dan konsonan untuk membentuk suku kata, seperti pada bahasa-bahasa lainnya. Cara menulisnya dapat dilakukan dengan pola tulisan dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Dalam bahasa Korea, kata kerja mengalami perubahan dari kata kerja bentuk kamusnya. Perubahan itu sesuai dengan konteks kalimat, serta waktu kegiatan tersebut berlangsung. Misalnya, kegiatan masa lampau atau akan datang. Kata kerja diletakkan di akhir kalimat setelah objek. Antara subjek, predikat, dan objek akan dihubungkan dengan partikel tertentu sesuai konteks kalimatnya. Jika subjek merujuk pada “saya” (si pengucap) maka seringkali dihilangkan (dilesapkan) dan tidak diucapkan.

Sementara itu, kata sifat selalu mengalami perubahan dari bentuk kamusnya. Kata sifat dapat diletakkan setelah subjek sebagai predikat kalimat. Sedangkan kata benda dapat diletakkan sebagai subjek, predikat (kata benda) atau objek kalimat. Berikut beberapa contoh kata benda dalam bahasa Korea. untuk membuat kalimat dalam bahasa Korea, tidak sekadar dibutuhkan pemahaman mengenai subjek, predikat, dan objeknya. Melainkan juga pemahaman mengenai partikel-partikel tertentu yang akan menjadi penanda khususnya.

Hendri Yulius telah menyusun buku-buku penunjang kemudahan belajar bahasa Korea. Kini ia juga kembali menyusun buku susulan untuk melengkapi edisi sebelumnya dengan judul “Annyeonghaseyo! Mudahnya Belajar Bahasa Korea”. Buku ini diterbitkan TransMedia Pustaka menyajikan berbagai materi bahasa Korea yang sengaja disusun menurut konsep yang lebih mudah dipahami oleh para peminat bahasa Korea, terutama bagi para pemula.

Di dalam buku ini, dibahas mulai dari cara menulis dan membaca huruf hangeul, ungkapan umum, tata bahasa, kosakata, hingga percakapan situasional yang disuguhkan dengan lengkap untuk mendorong pembelajaran secara komprehensif. Dengan adanya proses holistik ini, para pemula dapat langsung mempraktikkan dan menggunakan bahasa Korea dengan baik dan benar. Buku ini dapat mewujudkan proses belajar yang holistik, tetapi tetap menyenangkan untuk digunakan belajar sendiri tanpa kursus atau bantuan guru.