transmediapustaka.com
Ada banyak hal tentang dirimu yang mungkin baru bisa kamu pahami ketika mengenal cara kerja tubuhmu.
TUBUHMU TIDAK BOHONG - buku tentang sains kehidupan
Buku tentang sains kehidupan
Ada banyak hal tentang dirimu yang mungkin baru bisa kamu pahami ketika mengenal cara kerja tubuhmu. Karena sel-sel di tubuh kita punya lebih banyak cerita daripada yang kita tahu.
Penulis: Riza Arief Putranto, Ph.D., DEA
Penerbit: TransMedia Pustaka
212 halaman isi, ukuran 14,5 × 21 cm
Pre-order hampir berakhir
Harga PO berakhir pada . Setelah itu harga kembali normal.
Pesan sebelum habisPengantar
Pernah nggak, satu perkataan seseorang terus teringat, padahal kejadiannya sudah lama berlalu? Kamu sudah mencoba melupakannya, tetapi entah kenapa, kalimat itu masih saja muncul di kepala.
Atau, kamu pernah merasa lelah dengan pikiranmu sendiri? Terus memikirkan hal yang belum tentu terjadi, sulit melepaskan sesuatu yang sudah lewat, atau merasa baik-baik saja di depan orang lain, padahal di dalam dirimu sedang ramai sekali.
Kamu tahu apa yang kamu rasakan, tetapi belum tentu mengerti kenapa kamu merasakannya.
Dan terkadang, yang membuat semuanya terasa melelahkan bukan hanya apa yang sedang kamu hadapi, melainkan juga usaha untuk memahami dirimu sendiri.
Mungkin, selama ini kamu terlalu sibuk mencari cara untuk mengatasi semuanya, sampai lupa bahwa ada hal-hal tentang dirimu yang perlu dipahami terlebih dahulu.
Ada alasannya
Otak memproses informasi dan pengalaman. Tubuh merespons apa yang kita alami. Ingatan, emosi, dan pengalaman hidup ikut memengaruhi cara kita memahami dunia, menghadapi masalah, bahkan memandang diri sendiri.
Semua itu saling berkaitan, meski sering kali tidak kita sadari.
Melalui Tubuhmu Tidak Bohong, Riza Arief Putranto, Ph.D., DEA, mengajakmu melihat pengalaman sehari-hari melalui sudut pandang sains kehidupan.
Kamu akan diajak menelusuri mengapa pikiran bisa terasa begitu ramai, bagaimana pengalaman menyakitkan meninggalkan jejak, mengapa kita sulit melepaskan sesuatu, hingga bagaimana kita belajar memahami orang lain dan menerima diri sendiri.
Bukan untuk mencari pembenaran atas setiap perasaan. Bukan pula untuk memaksa diri agar selalu kuat.
Melainkan untuk memahami apa yang terjadi di dalam dirimu, agar kamu bisa menjalani hidup dengan lebih sadar dan tidak terus-menerus bersikap keras kepada diri sendiri.
Isi buku
Ada banyak hal yang bisa kamu pahami ketika mulai mengenal dirimu lebih dalam, dari cara otak memproses emosi hingga bagaimana kita menghadapi luka, membangun hubungan, dan belajar menerima hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan.
Mengapa kita overthinking, merasa kewalahan, atau sulit menghentikan percakapan di dalam kepala sendiri?
Memahami respons terhadap penolakan, kesepian, pengalaman menyakitkan, dan proses pemulihan.
Belajar tentang empati, memaafkan, menetapkan batas, dan memilih hubungan yang lebih sehat.
Mengenali hal-hal di luar kendali, menerima ketidaksempurnaan, dan bertumbuh tanpa harus selalu memenuhi penilaian orang lain.
Bukan sekadar
Buku ini membawa percakapan tentang pengembangan diri ke dalam tubuh, otak, gen, molekul, dan sel, lalu menghubungkannya dengan hal-hal yang kita alami setiap hari.
Dengan pendekatan sains yang dekat dengan kehidupan, pembahasan tentang emosi, luka, dan hubungan manusia terasa lebih konkret untuk direnungkan.
Sebab memahami diri bukan hanya tentang mengubah cara berpikir, tetapi juga memahami apa yang sedang terjadi di dalam diri kita.
Tentang penulis
Riza Arief Putranto seorang peneliti, dosen, dan pecinta sains yang menekuni bidang biologi molekuler sel. Perjalanan akademiknya membawanya menyelesaikan studi doktoral di Prancis dan menjalani penelitian postdoctoral di Tiongkok.
Selama bertahun-tahun, Riza mempelajari kehidupan dari tingkat paling mendasar: gen, molekul, dan sel. Dari sana, dia melihat bahwa sains tidak hanya berbicara tentang proses biologis yang berlangsung di dalam tubuh, tetapi juga dapat menjadi cara untuk memahami berbagai pengalaman manusia.
Mengapa kita bisa merasa cemas? Mengapa sebuah perkataan terus membekas dalam ingatan? Mengapa kita sulit melepaskan pengalaman menyakitkan, atau membutuhkan waktu untuk memahami perasaan sendiri? Pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang menjadi jembatan antara keilmuan sains dan kehidupan sehari-hari dalam Tubuhmu Tidak Bohong.
Melalui buku ini, Riza berupaya menerjemahkan konsep-konsep sains yang kompleks menjadi pembahasan yang lebih sederhana, dekat, dan relevan bagi pembaca. Bukan sekadar menyajikan teori, tetapi mengajak kita melihat pengalaman tentang pikiran, emosi, luka, dan hubungan manusia melalui perspektif biologis yang lebih luas.
Sebab, memahami diri tidak selalu harus dimulai dengan mencari jawaban yang rumit. Terkadang, kita hanya perlu memahami lebih dahulu bagaimana diri kita bekerja.
FAQ
Estimasi pengiriman mulai [tanggal]. Pesanan akan dikirim setelah masa PO selesai dan buku sudah tersedia.
Paket Promo 1 berisi buku, 1 chapter spesial, dan 1 video edisi khusus. Paket Reguler hanya berisi buku Tubuhmu Tidak Bohong.
Tidak. Isi buku sama, yang berbeda hanya warna cover.
[Jelaskan cara aksesnya, misalnya lewat tautan yang dikirim via WhatsApp setelah pembayaran dikonfirmasi.]
Setelah memesan lewat WhatsApp, kamu akan menerima data pemesanan dan informasi pembayaran. [Sebutkan metode pembayaran yang tersedia.]
[Tulis kebijakan pembatalan dan pengembalian dana di sini.]
Ya. Buku ditulis dengan bahasa yang ringan dan contoh yang dekat dengan keseharian, tanpa menuntut latar belakang sains.
Pre-order dibuka sekarang
Mulai dari rasa ingin tahu yang sederhana. Temukan perspektif baru tentang tubuh, pikiran, dan kehidupanmu.
DAPATKAN BUKU SEKARANG