Tidak mudah menjelaskan seputar uang pada anak. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Yang pasti, perlu komunikasi dan penjelasan sederhana agar anak mudah untuk memahaminya. Soal penggunaan uang, anak perlu pemahaman sekaligus praktik agar ia tidak sekadar membayangkan tapi tahu manfaat dan fungsinya.

anak dan uang

image: female.kompas.com

 

Tidak mudah menjelaskan seputar uang pada anak. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Yang pasti, perlu komunikasi dan penjelasan sederhana agar anak mudah untuk memahaminya. Soal penggunaan uang, anak perlu pemahaman sekaligus praktik agar ia tidak sekadar membayangkan tapi tahu manfaat dan fungsinya.

Nah, mengajarkan anak-anak tentang uang mungkin bisa dimulai pada usia dini. Anak-anak di TK, prasekolah, bahkan pada usia yang lebih kecil bisa mulai belajar keterampilan mengelola uang. Pengantar penjelasan tentang uang pun harus mencakup identifikasi uang dan keterampilan menghitung uang.

Menurut Nuning Widowati, CFP—penulis buku3 Tabungan Cerdas Anak, waktu yang tepat untuk mengenalkan uang pada anak adalah saat anak sudah bisa diajak berkomunikasi (bicara). Saat itu, orangtua bisa mulai memperkenalkan uang. Di usia enam tahun—saat anak mulai bersosialisasi dan sering melihat uang. Saat anak mulai belajar berhitung angka, fungsi, dan cara penggunaan uang pun dapat mulai dilakukan.

Lalu, bagaimana cara sederhana dan mudah mengenalkan uang pada anak?

Dekatkan uang sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, anak memahami bahwa untuk membeli mainan dan es krim membutuhkan uang. Ajak anak berbincang soal harga es krim dan berapa uang yang diperlukan. Jika ia sudah mulai mengenal hitungan, tanyakan berapa sisanya dan mau diapakan sisanya. Pancing anak untuk menabung atau bersedekah.

Sementara soal identifikasi uang, seperti jenis mata uang koin dan kertas bisa diperkenalkan dengan cara bercerita. Misalnya, bagaimana membedakan uang logam Rp500 dan Rp1.000. Atau, apa beda uang kertas Rp20.000 dengan Rp100.000,-.

Nuning melanjutkan ada tiga jenis celengan yang perlu dikenalkan dan dimiliki anak, di antaranya adalah celengan sedekah, tabungan, dan jajan. Celengan sedekah mengajarkan anak untuk berbagi. Celengan tabungan mengajarkan anak untuk mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk membeli kebutuhan atau keinginannya, seperti alat tulis, buku, atau lain sebagainya. Dan, celengan janjan mengajarkan anak untuk berhemat karena semakin sering ia jajan maka celengan jajannya akan cepat habis. Jika, konsep dari tiga celengan itu sudah dipahami oleh anak maka di masa depan ia akan terbiasa memiliki rencana keuangan yang matang.

Mengenalkan perencanaan uang pada anak memang perlu dan bisa dipraktikkan dengan cara sederhana. Melalui buku 3 Tabungan Cerdas Anak terbitan TransMedia Pustaka ini, orangtua bisa lebih mudah menyampaikan fungsi, kegunaan, dan pentingnya rencana penggunaan uang. Buku ini dikemas dengan tampilan menarik agar anak tertarik untuk membaca. Buku dilengkapi dengan banyak ilustrasi dan contoh celengan yang bisa dimiliki anak. Pembahasan, cerita, dan trik menabung dijelasakan dengan cara sederhana, ringkas, dan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak.